RFID dan Penggunaannya

RFID (Radio Frequency Identificationmenawarkan keunggulan dibandingkan sistem manual atau penggunaan kode batang. RFID dapat dibaca jika melewati dekat pembaca RFID, bahkan jika pembaca tertutup oleh objek atau tidak terlihat. RFID dapat dibaca di dalam sebuah wadah, karton, kotak atau lainnya. RFID dapat membaca ratusan pada satu waktu, sedangkan kode batang hanya dapat dibaca satu per satu.

Sebuah RFID dapat ditempelkan ke sebuah objek dan digunakan untuk melacak dan mengelola inventaris, aset, orang, dan lain-lain. Sebagai contoh, RFID bisa ditempelkan di mobil, peralatan komputer, buku-buku, ponsel, dan lain-lain.

RFID dapat digunakan dalam berbagai aplikasi, seperti:

1 . Manajement Akses
2. Pelacakan barang
3. Pengumpulan dan pembayaran toll tanpa kontak langsung
4. Mesin pembaca dokumen berjalan
5. Pelacakan identitas untuk memverifikasi keaslian.
6. Pelacakan bagasi di bandara
Jenis Tag/Kartu RFID

Ada beberapa jenis Tag/Kartu RFID yaitu :
1. Tag/Kartu RFID Aktif
2. Tag/Kartu RFID Pasif
3. Tag/Kartu RFID Semi Pasif

Aktif RFID
Kartu RFID Aktif berbentuk lebih besar dan lebih mahal, karena membutuhkan sumber power/listrik. Tag/Kartu RFID Aktif memancarkan sinyal ke arah reader atau penditeksi serta biasanya memiliki kelebihan akurasi yang tinggi dibanding Tag/Kartu RFID pasif. Tag/Kartu RFID Aktif bersinyal lebih kuat dan seringkali digunakan di area yang memiliki tingkat kesulitan yang tinggi, sebagai contoh di bawah air, atau dalam penggunaan yang memerlukan pengiriman data jarak jauh.
Pasif RFID
Kartu RFID pasif tidak memiliki pasokan listrik internal dan bergantung pada pembaca RFID untuk mengirimkan data. Sebuah arus listrik kecil diterima melalui gelombang radio oleh antena RFID dan daya CMOS hanya cukup untuk mengirimkan tanggapan. Pasif RFID lebih cocok untuk lingkungan pergudangan di mana tidak ada banyak gangguan dan jarak yang relatif pendek (berkisar dari beberapa inci sampai beberapa meter). Karena tidak ada sumber daya internal, Pasif RFID lebih kecil dan lebih murah untuk diproduksi.

Kartu SEMi-PASIF RFID
Semi-pasif RFID mirip dengan RFID aktif. Semi-pasif RFID memiliki sumber daya internal, tetapi tidak memancarkan sinyal sampai pembaca RFID mentransmisikannya terlebih dahulu.

Kerusakan yang Sering Terjadi Pada Alat Parkir Otomatis

Parkir Otomatis mempunyai banyak komponen yang sangat penting, dan perlu di perhatikan dalam perawatan / service nya.

Kali ini saya akan membahas Penyebab dan Kerusakan yang Terjadi pada Alat Parkir Otomatis agar dalam perbaikan / service tahu apa saja yang perlu dilakukan.

BOX DISPENSER (Ticket Box)
Box Dispenser adalah alat yang mempunyai peran penting dalam sistem perparkiran, bagus tidaknya sistem perparkiran dapat dilihat dari kualitas Box Dispenser. Di dalam Box dispenser terdapat banyak alat yaitu;

Ticket Printer
Kerusakan yang sering terjadi pada tiket printer yaitu;
1. Tulisan pada tiket tidak muncul.
2. Tulisan pada tiket tidak muncul dengan sempurna.
3. Kertas Tiket tidak keluar.
Penyebab pada kerusakan tersebut adalah..
1.Ada Debu/Kotoran yang merusak Thermal/Laser.
2.Kelalaian petugas sering terjadi dalam memasang kertas ticket pada printer (Salah measukan kertas).
3.Kemungkinan kabel Jaringan pada interface tidak terhubung dengan benar/Error, Kabel yang mengubungkan PB dengan Interface rusak/PB rusak.

Interface
Kerusakan yang sering terjadi yaitu;
1.Memory Crash.
2.Microcontroller Crash.
Penyebab pada kerusakan tersebut adalah;
1.Bekerja terlalu keras dalam waktu lama,Terkena Virus,Sering di pindah-pindah.
2.Terjadi kelebihan daya yang masuk pada supply power, Seringnya Mati Power ketika sistem sedang beroperasi.

Push Button
Komponen yang paling sering terjadi kerusakan.
kerusakan yang terjadi yaitu;
1.Putusnya kabel penghubung antara PB dengan Interface.
Penyebab pada kerusakan tersebut adalah;
1.Sering nya PB ditekan dengan kasar.

Metal Detector
Alat ini merupakan sensor yang menjadi bagian komponen penting pada sistem.
Kerusakan yang terjadi yaitu;
1.Matinya Sensor
Penyebab pada kerusakan yaitu;
1.Terputusnya hubungan sensor dengan VLD
2.Rusak karena termakan oleh umur.

VLD (Vehicle Loop Detector)
VLD merupakan Trigger Metal detector yang dapat mengatur Metal Detector.
Kerusakan yang terjadi;
1.Error nya VLD (Bunyi yang tidak berhenti, Lampu yang berkedip)
Penyebab pada kerusakan yaitu;
1.Masuknya Daya yang berlebih pada supply power sehingga membuat Over Heat.

Barrier Gate
Barrier Gate adalah alat yang digunakan sebagai palang parkir otomatis. Alat ini mempunyai kecepatan pengoperasian hingga 2.2 detik per cycle untuk palang sepanjang kurang dari 4 meter.
Kerusakan yang terjadi;
1.Palang menutup/membuka sendiri
2.Tidak menyalanya mesin gate
3.Terbuka/Menutup nya gate tidak sempurna.
penyebab kerusakan adalah;
1.Metal Detector dan VLD yang terhubung dengan Gate Rusak (Karena masuknya daya berlebih)
2.Kemungkinan dari Controller yang rusak
3.Karena sering matinya mesin ketika sedang beroperasi.

Tips Memilih Alat Parkir Otomatis

Hal pertama yang harus diperhatikan dalam memilih Alat Parkir Otomatis yang akan kita beli adalah kekuatan dan kehandalan motor Barrier Gate. Apabila motor dari Barrier Gate dihubungkan dengan palangnya harus mempunyai kinerja yang stabil. Motor pada Barrier Gate mempunyai pengaruh yang besar karena dapat mempengaruhi kinerja Barrier Gate pada saat pembukaan dan penutupan palang jika kinerjanya kurang stabil dan baik palang Barrier Gate akan terpental. Sistem tuas pada Barrier Gate berfungsi untuk mengunci dan member keseimbangan pada palang baik pada saat pembukaan maupun pada saat penutupan Barrier Gate. apabila Barrier Gate tiba-tiba terputus dari sumber listrik pada saat Barrier Gate sedang beropersi, maka Barrier Gate yang bagus harus dapat dibuka atau diangkat dengan mudah oleh tangan.

Palang Barrier Gate juga harus mudah dibuka, apabila pada saat mesin Barrier Gate tidak dapat dioperasikan; palang dapat dengan mudah dibuka untuk sementara supaya lalu lintas kendaraan dapat berjalan dengan lancar. Untuk panduan teknis bagaimana membuka palang Barrier Gate biasanya ada buku panduan praktis pada saat kita membeli Palang Parkir.

Salah satu yang harus diperhatikan yang pertama;

  1. Cara kerja
    Cara kerja dari Barrier Gate, Palang Barrier Gate dapat terangkat karena didorong oleh torsi motor yang terpasang pada badan dari Barrier Gate. Palang Barrier Gate terhubung dengan mesin juga diberi bantalan, kotak gear dan mounting untuk poros penggerak yang saling memberikan keseimbangan pada saat Barrier Gate beroperasi. Untuk membatasi pengerak dari motor supaya sesuai dengan sudut gerak yang kita inginkan maka hal ini membutuhkan Limit Switch . Limit switch ini berfungsi untuk menjaga palang parkir supaya berhenti dalam posisi apapun tanpa resiko kerusakan.
  2. Design Housing :
    Design Housing dari Barrier Gate yang baik dibuat dari plat berlapis baja  dengan kerangka dasar stainless steel, lalu pengecatannya dengan cat khusus untuk melindungi kerangka dasar terhadap karat dan korosi. Mengapa Housing ini harus diperhatikan karena Housing ini merupakan tempat memasang control unit, mesin dan semua komponen utama dari palang parkir.

Hanya itu yang bisa saya jelaskan, semoga bermanfaat bagi para pembaca.

Keuntungan Menggunakan Sistem Parkir Berbasis Komputer

Sistem kerja yang berlaku pada palang parkir otomatis tentunya tidak hanya memberi kemudahan bagi pengendara. Pihak pengelola area parkir pun mendapatkan keuntungan tersendiri. Cara kerja palang pintu parkir otomatis dapat menghemat biaya tenaga untuk operator parkir.

Dapat dilihat di bawah, ini adalah beberapa keuntungan lain yang di dapat oleh Pengelola parkir dan pengendara;

  1. Sistem parkir ini memberikan data real berdasarkan waktu nyata (real time). sehingga pendapatan perparkiran lebih Transparansi dan mencegah Penyelewengan.
  2. Sistem perparkiran lebih aman, karena kendaraan yang masuk selalu terdata secara  tercatat maupun gambar.
  3. Mengurangi antrian kendaraan, karena cara kerja system lebih banyak bersifat
    otomatis dibandingkan dengan cara manual.
  4. Mudah dalam melakukan evaluasi dan rencana pengembangan area parkir, karena  lengkapnya data yang terkumpul.
  5. Dilengkapi dengan sistem IP camera yang dapat menyimpan dan merekam data kendaraan mulai dari pintu masuk hingga pada saat keluar dari area parkir.
  6. Memberikan kenyamanan bagi para pengemudi.
  7. Mengatur tata tertib tempat parkir yang aman dan mudah.
  8. Memberi teladan kepada masyarakat pengguna tempat parkir tentang pentingnya kenyamanan, ketertiban tempat parkir.
  9. Sisi keindahan tata kota pemerintah daerah terkait kesibukan transportasinya.
  10. dll.

Apakah cukup hanya dengan tips diatas? Tentunya tidak hanya itu, cari juga sistem parkir yang menggunakan perangkat atau hardware pada tempatnya misalnya Penggunaan PC pada In Door bukan Outdoor karena jika anda menggunakan PC di Outdoor maka sistem anda tidak akan bekerja dengan sempurna. Mengapa? Berdasarkan pengalaman kami sistem parkir menggunakan pc pada outdoor (BOX tiket parkir) akan menyebabkan panas pada PC tersebut atau disebut Hang, sehingga sistem tidak berjalan normal.

Penjelasan Tentang Palang Parkir Otomatis

Di zaman perkembangan Teknologi saat ini hampir semua kebutuhan hidup manusia berkaitan erat dengan teknologi.

Saya akan membagikan sedikit informasi mengenai perkembangan teknologi Otomatisasi pada sistem kerja sistem manajemen perparkiran.

PARKIR, mungkin sudah tidak asing lagi di telinga orang-orang kota maupun desa.

Contoh-contoh sistem PARKIR di Indonesia dan cara kerja serta berdasarkan perkembangannya dimulai dari:

1 . PARKIR MANUAL.

yaitu system parkir tradisional yang di kelola oleh petugas parkir secara bebas dengan laporan secara lisan (atas kepercayaan antara Pemda, pemilik dan pengelola parkir).

2. PARKIR SEMI-OTOMATIS

Sistem ini di operasikan oleh satu orang sebagai kasir. Sistem ini menjadi andalan pengeoloa parkir saat ini karena dengan sistem ini pengelola parkir dapat menghemat SDM dan sistem ini tidak mudah di manipulasi serta laporan datanya lebih akurat 

3. PARKIR OTOMATIS

Sistem parkir ini berbasis RFID (Radio Frecuency Identification). Sistem ini biasanya di gunakan oleh pengelola komplek perumahan,apartemen dan Mall. Cara kerja sistem ini hanya menggunakan sistem kartu sebagai alat untuk masuk mau pun keluar area parkir.

4. PARKING METER

Sistem ini menggunakan mesin Vending Parkir untuk pengelolaan Parkiran Pinggir jalan yang biasa di aplikasikan dengan system koin atau electronic money. Karena perkembangan sistem ini sangat mengikuti perkembangan Siteknologi masa kini dan system yang dikembangkan itu sangat ramah atau userfriendly.

Hanya ini yang dapat kami jelaskan,  semoga tulisan ini bermanfaat bagi banyak pembaca.